Kontak Info Lain dan Alamat:

Kunjungi Blog kami: http://skbdenpasar.blogspot.com
Facebook:
skbkotadps@yahoo.co.id
Vidio:
Youtube SKB Kota Denpasar
Email: skbkotadps@yahoo.co.id dan skb.denpasar@gmail.com
Telp: (0361) 461892
Alamat: Jl. Trengguli I Tembau-Penatih Denpasar Timur - Bali

Sabtu, 10 Agustus 2013

PERSEMBAHYANGAN SARASWATI DI UPT SKB KOTA DENPASAR

Hari Raya Saraswati jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung atau hari Sabtu tanggal 2013. Hari ini merupakan pawedalan Sang Hyang Aji Sawaswati, yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab, sebagai penghormatan dan puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan. Sebagai lembaga pendidikan, UPT SKB Dinas Dikpora selalu merayakan Hari turunnya ilmu pengetahuan ini dengan melakukan persembahyangan bersama. Persembahyangan ini melibatkan semua unsur antara lain Kepala UPT beserta staf, Tenaga Pendidik dan Kepndidikan dan Para Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan termasuk juga PAUD “Harapan Bangsa”. Persembahyangan mulai dilaksanakan pada jam 08.30 wita dipimpin oleh seorang pinandita/Jero Mangku. Setelah nganteb banten dan merapalkan ayat-ayat Weda, diawali dengan Puja Tri Sandya kemudian dilanjutkan dengan Sembahyang Panca Sembah. Sembahyang diakhiri dengan nunas tirta dan bija. Secara keseluruhan yang hadir mengikuti persembahyangan ini berjumlah 150 orang terdiri Peserta Didik Paud beserta Tenaga Pendidikanya, Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan paket A, paket B, dan Paket C beserta Tenaga Pendidik dan Kependidikannya, Kepala SKB Kota Denpasar beserta staf. Memang tidak semua peserta didik hadir, kalau semua hadir sekitar 400 orang. Persembahyangan berakhir pada jam 10.00 wita (smt).

Kamis, 01 Agustus 2013

LOMBA MENDONGENG GURU PAUD SE KOTA DENPASAR

Bertempat di Balai Bahasa Povinsi Bali pada hari Kamis 1 Agustus 2013 dilaksanakan Lomba Mendongeng Antara Guru-guru PAUD se Kota Denpasar. Lomba ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi siswa dan guru untuk meningkatkan minat dan apresiasi terhadap perkembangan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah cq Bahasa dan sastra Bali. Dipilihnya bentuk dongeng dalam lomba ini adalah agar anak-anak dalam hal ini siswa-siswi PAUD untuk pembentukan karakter anak antara lain : memelihara, menciptakan karakter serta nilai-nilai positif. Sedangkan para guru PAUD sebagai ujung tombak memiliki peran yang sangat strategis untuk mengisi dan membentuk karakter siswa-siswi PAUD agar menjadi generasi penerus yang kelak akan berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Pada lomba mendongeng yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali ini, UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar menyertai Guru PAUD “Harapan Bangsa” Ni Putu Suka Astuti, A.Ma dengan membawakan dongeng Rakyat Bali yang berjudul “SIAP SELEM DAN MENG KUWUK”. Setiap peserta diberikan waktu selama 7 menit berdongeng. Meski dongeng rakyat Bali namun dibawakan dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Sebagai juri penilai adalah dari Balai Bahasa 2 orang dan Universitas Terbuka bali 1 orang. Pengumuman pemenang belum dapat diumumkan pada hari ini oleh panitia. Namun akan dimumkan beberapa hari kemudian (smt).

Senin, 29 Juli 2013

PENUTUPAN MOS TAHUN 2013 PENDIDIKAN KESETARAAN SKB DENPASAR

Penutupan MOS (Masa Orientasi Siswa) Pendidikan Kesetaraan “Saraswati” UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2013. Acara dimulai pada jam 17.30 wita diawali dengan penampilan berbagai apresiasi seni. Yang pertama adalah Tari Sekar Jagat. Tari ini dibawakan oleh 5 orang Peserta Didik Paket C kelas XII, kemudian dilanjutkan dengan acara spontanitas. Beberapa peserta didik bergiliran menawarkan diri untuk tampil di panggung aula UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar. Mereka memperlihatkan potensi dan bakatnya dengan membawakan beberapa lagu dan bermusik dengan berbagai aliran. Yang paling menyedot perhatian dan bikin perut terkocok-kocok saking gelinya adalah penampilan 3 orang peserta didik Paket C kelas XII. Mereka membawqkan Tarian Joget Bungbung namun “pakem” tarian ini sudah “dijungkirbalikkan” karena selain penari utama seorang perempuan namun diselipi adegan yang lucu dari 2 penari cowok yang berdandan sebagai banci. Busananyanya pun sudah nyeleneh dengan menggunakan wig warna merah dan biru serta memakai kaca mata hitam. Umumnya Tari Joged Bungbung di Bali dibawakan oleh seorang atau beberapa orang perempuan (cantik). Penari ini kemudian memilih salah seorang penonton untuk diajak menari bersama diatas panggung. Penonton pria yang diajak menari itu disebut “Ngibing”. Namun karena ini memang Tari Joged Bungbung lucu-lucuan maka 2 penari “BANCI” ini mencari cewek sebagai sasarannya untuk diajak “ngibing” diatas panggung. Acara rigem atau riang gembira ini berlangsung sekitar satu setengah jam. Acara selanjutnya dilaksanakan di tempat terbuka yaitu dihalaman UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar. Acara di halaman terbuka ini diawali dengan menyalakan Api Unggun diiringi lagu Api Unggun ala Pramuka oleh para peserta. Api unggun dinyalakan oleh I Nyoman Handika, S,Si Kornal Pamong Belajar UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar mewakili Kepala yang tidak dapat mengikuti acara sampai berakhir karena beliau meninggalkan kegiatan ini setelah acara rigem karena ada keluarganya yang sakit. Acara ditutup pada jam 21.30 wita. Berdasarkan absen kehadiran peserta didik pada acara penutupan ini, yang ikut terlibat berjumlah 113 orang. Paket C kelas VI ada 2 peserta didik namun yang hadir 1 orang. Paket B kelas VII tercatat sebanyak 23 orang tapi yang ikut 7 orang. Paket B kelas VIII terdaftar 27 orang tapi yang hadir hanya 8 orang. Pakrt B kelas IX tercatat 28 orang yang hadir 9 orang. Paket C kelas X terdaftar 53 orang yang hadir 34 orang. Paket kelas XI tedaftar 96 orang yang ikut 32 orang. Paket C kelas XII tercatat 40 0rang tapi yang ikut MOS hanya 22 orang. Dengan demikian yang mengikuti MOS Tahun Ajaran 2013/2014 ini hanya 50% dari keseluruhan jumlah Peserta didik Kesetaraan paket A, paket B, dan paket C yang kami miliki. Hal ini dapat dimaklumi karena pada umumnya mereka adalah orang-orang yang sudah bekerja. Hal ini pula yang menjadi salah satu pertimbangan mengapa proses belajar mengajar di Pendidikan Kesetaraan ini hanya dapat kami lakukan pada sore hari hingga malam hari. Dan nampaknya dari konsep KEJAR sudah sangat sesuai. Karena KEJAR itu adalah beKErja sambi belaJAR. bekerja dahulu di siang hari kemudian baru belajar di sore hingga malam hari. KEJAR mengejar ketertinggalan dalam pendidikan. KEJAR juga bisa berarti mengejar-ngejar peserta didik untuk diajak belajar karena belajar itu adalah hak hasasi manusia seperti telah diamanatkan pada UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1. Pelaksanaan MOS tahun ajaran 2013/2014 ini adalah untuk yang ke 3 kalinya setalah pertama kali tahun 2011/2013. Untuk tahun ini kepanitiaan MOS atau panmos sepenuhnya diserahkan penelenggaraannya kepada para peserta didik. Menurut penilaian kami, pelaksanakan oleh panmos peserta didik ini sudah termasuk sangat sukses karena lebih terencana dengan baik muai dari pembinaan panmos oleh para siswa-siswi SMA Negeri 4 Denpasar selama 4 hari dari hari Selasa 26 Juli hingga Sabtu 20 Juli 2013. Tentu harapan kami kegiatan ini akan dapat dilaksanakan secara rutin dari tahun ke tahun. Dan kami juga ingin mempunyai model MOS tersendiri ala Pendidikan Kesetaraan. Dan nampaknya MOS ke 3 ini sebagai embrio format MOS dimasa-masa yang akan datang. MOS yang memanusiakan manusia dan kental dengan nuansa kebudayaan. Dapat diindikasikan dari antusiasnya para peserta kami ini untuk mekanjutkan kegiatan ini di masa-masa yang akan datang. Mereka pun sangat gembira dan selalu diselingi gelak tawa selama pelaksanaan MOS ini. Hal inilah yang kami harapkan. Karena dalam kegembiraan dan rasa suka cita merupakan benih-benih yangb tertanam dalam alam bawah sadarnya sehingga akan berpengaruh pada kesenangan dan kegembiraan mereka untuk datang ke SKB kami tentunya untuk belajar. dan kegiatan MOS kami ini sudah menginspirasi beberapa lembaga PNF seperti PKBM dan juga beberapa SKB untuk mengikuti jejak kami dalam melaksanakan MOS. Hal ini dapat kami ketahui baik melalui media jejaring sosial Facebook, Blog, YouTube, Email serta via telepon yang telah kami terima. Semoga MOS ini betul-betul ada manfaatnya baik secara langsung bagi para peserta didik, lembaga, maupun pihak terkait demi kemajuan masyarakat kita terutama tentunya Pendidikan Non Formal dan Informal. (smt).

Jumat, 26 Juli 2013

MOS PENDIDIKAN KESETARAAN SKB KOTA DENPASAR TH. 2013

Masa Orientasi Siswa (MOS) Pendidikan Kesetaraan “Saraswati” UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar dimulai pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2013. Rencananya MOS ini akan dilaksanakan selama 3 hari hingga Sabtu tanggal 27 Juli 2013. Pembukaan MOS dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2013 pada jam 17.00 wita. Hadir dalam pembukaan MOS ini adalah semua peserta didik yang berjumlah 100 orang termasuk panmos. Terdiri dari Paket A , Paket B, dan Paket C. MOS tahun ajaran 2013/2014 ini merupakan pelaksanaan MOS untuk yang ke 3 kalinya. Yang pertama dilaksanakan pada tahun ajaran 2011/2012, yang kedua tahun ajaran 2012/2013, dan yang ketiga tahun ajaran 2013/2014 ini. Pada MOS yang pertama dan kedua, kepanitiaan MOS atau panmos masih dilaksanakan oleh para Tenaga Pendidik Pendidikan Kesetaraan “Saraswati” UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar. Seiring dengan perjalanan waktu serta setelah dilaksanakan evaluasi dan pembenahan kearah yang lebih baik, maka pada MOS yang ketiga ini pelaksanaan MOS sepenuhnya diserahkan kepada Peserta Didik Senior dari Paket B dan Paket C sebagai panmosnya. Hal ini karena mereka sudah dianggap mampu melaksanakannya setelah pengalaman mengikuti dua kali MOS tahun-tahun sebelumnya. MOS ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyambut peserta didik baru. Selain itu yang lebih penting adalah untuk melatih ketahanan mental, disiplin, mempererat persahabatn dan meningkatkan rasa persaudaraan/kekeluargaan intra peserta didik, antara peserta didik dan tenaga pendidik dan kependidikan, mengenal program-program SKB serta pengenalan terhadap situasi lingkungan tempat mereka akan menuntut ilmu. Bagi para peserta didik senior selaku panmos, kegiatan ini sekaligus sebagai tempat pembelajaran tentang belajar berorganisasi, mengembangkan sikap kepemimpinan, tanggung jawab, mandiri, belajar berbicara di depan orang banyak/umum, serta belajar mengendalikan emosi dalam melaksanakan tugasnya. Secara keseluruhan yang terlibat dan hadir dalam pembukaan MOS ini dari peserta didik berjumlah 100 orang terdiri dari Paket A (yang merupakan semester tahun lalu dari Tingkatan Derajat Dasar/Setara SD kelas V semester II ke semester III. Untuk tahun ajaran 2013/2014 ini UPT SKB Disdikpora tidak lagi menerima peserta didik Paket A) sebanyak 1 orang. Paket B dari semua tingkatan sebanyak 20 orang dan Paket C semua tingkatan termasuk didalamnya panmos sebanyak 15 orang. Sementara itu dalam acara pembukaan MOS ini Kepaka UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar Ni made Sugiantini, S.Pd. M.Pd.H tidak dapat hadir karena beliau masih di Bandung dalam rangka melaksanakan tugas dinas berkaitan dengan Bansos Paket C. beliau mendelegasikan tugas untuk membuka acara MOS ini kepada Koordinator Pamong Belajar I Nyoman Handika, S.Si. Acara pembukaan dilaksanakan mulai jam 18.00 wita diawali dengan upacara pembukaan secara protokoler : penghormatan kepada pembina upacara, menyanyikan lagu Indonesia raya, padamu negeri dan lagu kejar. Acara MOS ini sangat meriah diawali dengan baris berbaris dilanjutkan dengan berbagai permainan. Banyak kejadian-kejadian lucu yang membuat gembira saat para peserta dihukum karena tidak disiplin. Diantaranya disuruh mencari nama tenaga pendidik, mencari nama salah seorang seniornya, bernyanyi, dan berbagai atraksi yang mengundang tawa. Memanglah tujuan MOS ini adalah diantaranya untuk saling mengakrabkan dan menumbuhkembangkan rasa persaudaraan diantara peserta didik denngan sesamanya, dengan para tenaga pendidiknya dan lingkungannya (smt).

Selasa, 23 Juli 2013

BINTEK BPPAUDNI REGIONAL V DI SKB KOTA DENPASAR

Mulai hari Selasa tanggal 23 Juli 2013 sampai dengan 25 Juli 2013 BPPAUDNI Regional V melaksanakan Bimbingan Teknis terhadap UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar. Adapun tujuan Bintek ini adalah untuk mengetahui kendala dan hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan program yang anggarannya disalurkan melalui BPPAUDNI Regional V Mataram Lombok. Dalam bintek ini juga dilaksanakan revisi proposal yang diajukan oleh UPT SKB Disdikpora Kota Denpasar kepada BPPAUDNI Regional V. Petugas yang melaksanakan Bintek ini adalah Bapak Samsul Mujahidin, M.Hum. Beliau adalah Pamong Belajar BPPAUDNI Regional V sebagai Pelaksanaan Kajian Dikmas. Dalam Bintek ini beliau PENJABLOK (Penanggung Jawab Lokasi) yang ditugaskan di Bali. Dalam bintek ini beliau banyak memberikan wawasan bagaimana pengelolaan kelembagaan dalam melaksanakan program. Dari dialog yang dilakukan dengan para Pamong Belajar cq para pengelola program beliau berkesimpulan bahwa para pengelola belum memahami secara jelas apa tugasnya. Dan ini merupakan tugas beliau melaksanakan bimbingan sehingga pada masa yang akan datang para pengelola dan Pamong Belajar lebih memahami tugas dan funsinya sebagai tenaga teknis. Pada hari pertama Selasa 23 Juli 2013 ini petugas Penjablok akan dikonsentrasikan merevisi proposal KUM serta permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam melaksanakan program ini. Sedangkan pada hari berikutnya akan direvisi proposal PKH dan seterusnya . Dalam bintek ini petugas didampingi oleh Kornal Pamong Belajar UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar I Nyoman Handika, S.Si mewakili Kepala UPT yang tidak dapat hadir karena beliau ada tugas ke bandung berkaitan dengan program Bansos Paket C. (smt).

SEMBAHYANG PURNAMA DAN GLADI KOTOR MOS

Sudah menjadi kegiatan rutin bagi Peserta Didik Kesetaraan “Saraswati” UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar untuk melaksanakan persembahyangan setiap Purnama. Demikian juga halnya pada Purnama Soma Klawu yang jatuh pada hari Senin tanggal 22 Juli 2013. Dalam persembahyangan purnama kali ini juga melibatkan para Peserta Didik Paket yang baru seperti Paket B Tingkatan III Derajat Terampil (Setara SMP kelas VI I) dan Paket C Tingkatan V Derajat Mahir I (Setara SMA kelas X). Peserta yang hadir dalam persembahyangan ini sekitar 60 orang. Terdiri dari Paket A, Paket B, dan paket C. tidak semua peserta didik kesetaraan yang dapat hadir karena beberapa peserta didik juga melaksanakan persembahyangan yang sama di rumah dan di kampung halamannya. Persembahyangan di pimpin oleh Pengelola Paket C Dra. Ni Wayan Mastini dan Tenaga Pendidik Agama Hindu I Gusti Made senjaya, S.Ag. Setelah selesai melaksanakan persembahyangan, para peserta didik diajak melaksanakan gladi kotor MOS. Dalam gladi kotor MOS Pendidikan Kesetaraan UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar ini para petugas MOS yang telah dilatih dan dibina oleh para mantan TOR SMA Negeri 4 Denpasar melaksanakan simulasi tugasnya sebagai petugas MOS. Para petugas MOS ini sebanyak 19 orang terdiri dari 4 orang Paket B dan 15 orang Paket C. Para senior Paket B dan C inilah yang akan bertugas menge MOS para juniornya nanti mulai hari Kamis tanggal 25 Juli sampai dengan tanggal 27 Juli 2013. (smt).

Rabu, 17 Juli 2013

KEGIATAN ORTEK KARYA TULIS PTK DAN PENGEMBANGAN MODEL PAUDNI

Mulai hari Rabu tanggal 17 Juli sampai dengan Jumat 19 Juli 2013 UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar melaksanakan Kegiatan Orientasi Teknik Penyusunan Karya Tulis PTK dan Pengembangan Model PAUDNI tahun 2013. Kegiatan ini mulai pada jam 13.00 wita sampai jam 16.00 wita pada hari pertama, sedangkan pada hari kedua dan seterusnya mulai jam 08.00 wita sampai jam 16.00 wita. Ada pun peserta pelatihan ini adalah para Pamong Belajar UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar dan dua orang Penilik PLS Kota Denpasar, masing-masing Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Secara keseluruhan pesertanya berjumlah 19 orang. Para nara sumber dan pemateri dalam ortek PTK dan Pengembangan Model Paudni ini adalah 1. Profesor Dr. A. A. Gede Agung, M.Pd. 2. Dari Undiksa Singaraja dengan materi Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dan Karya Nyata. 2. Drs. I Ketut Gede Suteja, M.Pd. dari Widya Iswara LPMP Provinsi Bali dengan materinya Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dan Karya Nyata. 3. Drs. Djito, M.Pd dari BPKB Provinsi Bali dengan materinya Pengembangan Model Paudni. Kegiatan ini menggunakan DPA SKPD APBD II Pemerintah Kota Denpasar tahun 2013. Pembukaan dihadiri oleh Kabid Olahraga Drs. I Wayan Sukana mewakili Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Nara Sumber dan dari BPKB Drs. Djito, M.Pd. adapun susunan acaranya adalah : 1. Pembukaan 2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya 3. Laporan Ketua Panitia 4. Sambutan / Pengarahan/ Pembukaan Kadis Dikpora Kota Denpasar dan 5. Doa Dalam sambutan / pengarahan/ Pembukaan Kadis Dikpora Dikpora Kota Denpasar diwakili oleh Kabid Olahraga Drs. I Wayan Sukana mengatakan bahwa dalam mengupayakan manusia indonesia yang bermutu/berkualitas, berbudi luhur sehat rohani/ jasmani dapat ditempuh melalui pendiikan formal non formal maupun informal. Dimana UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar sebagai lembaga pendidikan non formal merupakan lembaga yg strategis diharapkan dapat melaksanakan tugas ini dengan baik. Dimana UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar memiliki tenaga fungsional memiliki kemampuan yang memadai untuk hal seperti ini. Oleh karena itu diharapkan para para Pamong Belajar dan penilik diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi mengingat tugas-tugas kesehariannya tidak terlepas dari penggunaan teknologi ini dalam menyusun pembelajaran. Beliau mengharapkan agar para peserta ortek dan Pengembangan Model PAUDNI ini dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga pada masa yang akan datang dapat diimplementasikan pada masyarakat atau sasaran didik. “Saya harapkan setelah pelatihan ini UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar dapat menyampaikan laporan kepada Dinas Dikpora Kota Denpasar” demikian sambutan Kadis Dikpora yang dibacakan oleh Kabid Olahraga. Sebagai tenaga pendidik non formal diharapkan memiliki kemampuan berpikir yg kreatif, inovatif sehingga mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Dengan demikian akan mampu melakukan perbahan didalam masyarakat. Seorang Pamong Belajar dan Penilik mampu dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam masyarakat yang semakin kritis. SKB diharapkan menjadi lembaga pengembangan model-model pembalajaran yg kreatif serta inovatif. Demikian sambutan Kadis Dikpora Kota Denpasar yang dibacakan oleh kabid Olahraga. Sementara itu, dalam kesempatan ini Kepala UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar Ni Made Sugiantini, S.Pd. M.Pd.H tidak dapat hadir karena beliau sedang melaksanakan tugas yang tidak dapat diwakili sehingga laporan Panitia dibacakan oleh Kornal Pamong Belajar UPT SKB Dinas Dikpora Kota Denpasar I Nyoman handika, S.Si. (smt).